• Home
  • Tentang Kami
  • Jurnal
  • Arsip Pengantar
23 Apr2021

Jelang akreditasi, 3 puskesmas di Kabupaten Jayapura ikuti lokakarya

Share this on WhatsApp

Sentani – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura pada Kamis (22/4/2021) menggelar lokakarya di Sentani untuk mempersiapkan tiga puskesmas di Kabupaten Jayapura, Papua, menjalani proses akreditasi. Ketiga puskesmas yang akan diakreditasi itu adalah Puskemas Airu, Puskesmas Pagai, dan Puskesmas Ravenirara.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie menyatakan proses akreditasi bagi puskesmas penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Dengan akreditasi yang akan dilakukan di tiga puskesmas itu, kami ingin masyakarat mendapatkan layanan yang terbaik,” kata Khairul usai membuka lokakarya itu, Kamis.

Dalam lokakarya itu, pengelola ketiga puskesmas mendapatkan materi tentang tahapan akreditasi yang akan mereka jalani. Pengelola ketiga puskesmas juga mempelajari hal dan dokumen apa saja yang harus disiapkan untuk menjalani akreditasi.

“Tujuannya workshop itu agar mereka tahu tahapan-tahapan dan hingga sampai proses penilaian. Jadi akreditasi itu meningkatkan mutu pelayanan dan kinerja pelayanan. Masyarakat akan merasa puas dengan layanan yang berkualitas, sehingga mereka merasakan perlindungan yang baik, ” ucap Khairul.

Menurut Khairul, di Kabupaten Jayapura terdapat 15 puskesmas yang telah diakreditasi. “[Di] Kabupaten Jayapura ada 15 puskesmas yang sudah diakreditasi, dan ada dua puskesmas akan diakreditasi. Kalau ditambah dengan tiga puskesmas [yang sekarang mengikuti lokakarya] berarti [akan ada] 20 puskesmas yang terakreditasi,” katanya.

Khairul yakin ketiga puskesmas yang mengikuti lokakarya itu akan lolos akreditasi. “Pada prinsipnya, mereka itu juga sudah siap. Dari dinas, kami mendukung dari [sisi] sumber daya manusia, peralatan, dan obat-obatan, sehingga proses itu bisa berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Maria C Griapon pihaknya terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dan peralatan di puskesmas. “Registrasi dari masing-masing pegawai, jadi tidak serta-merta. Kami lengkapi semua, dan dari sisi peralatan, bagian dan halaman puskesmas, itu semua kami siapkan,” kata Griapon.

Griapon berharap pasca akreditasi kualitas pelayanan di Puskemas Airu, Puskesmas Pagai, dan Puskesmas Ravenirara akan meningkat.  “Puskesmas Airu dan Ravenirara, bangunannya [telah] memenuhi standar Kementerian Kesehatan, jadi kami berharap [kedua puskesmas itu akan] terakreditasi sebagai puskesmas utama.  Untuk Pagai karena bangunan itu panggung, kami berharap agar bisa terakreditasi [sebagai puskesmas] madya,” jelas Griapon. (*)

Sumber: jubi.co.id

Share this on WhatsApp

Leave a comment

Artikel Terbaru

Memahami Peran Paramedis dalam Perawatan Primer

Kajian Ketidaksetaraan Kesiapan Pelayanan dan Pengetahuan Provider di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer Indonesia

Kebijakan Kesehatan Mental di Indonesia

Kualitas Hidup yang Berhubungan dengan Kesehatan dan Pemanfaatan Perawatan Kesehatan

Analisis Kebijakan Pendekatan Perawatan Kesehatan Primer di Liberia

Semua Artikel

Berita Terbaru

Kades Dan UPT Puskesmas Posek Jalin Kerjasama Peningkatan Pelayanan Kesehatan

18 October 2022

Dinkes Kulon Progo diminta mengevaluasi pelayanan pasien Puskesmas Wates

18 October 2022

Puskesmas Ambal-ambil Kejayan Buat Inovasi Ini agar Warga Tak BAB di Sungai

13 October 2022

Puskesmas Grabagan Gandeng Yayasan ADRA Gelar Diskusi Interaktif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

13 October 2022

Bangkalan Menuju UHC, Seluruh Puskesmas Diberi Pemahaman Aplikasi E DABU

11 October 2022

Semua Berita

  • Home
  • Tentang Kami
  • Jurnal
  • Arsip Pengantar